-->
Direktori: Home
Tim Robot Lampung Hadapi Kompetisi
Minggu, 04 Mei 2008
Sample Image(Unila): Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Unila menggelar Seminar Bedah Robot dan Workshop, Senin (05/04) bertempat di Gedung A.2.1 Fakultas Teknik. Kegiatan seminar yang termasuk dalam rangkaian Expo Teknik 2008 dengan tema “Menyingkap Tim Robot Lampung Hadapi Kompetisi Robot se-Indonesia 2008” ini menghadirkan Kepala Laboratorium Digital Elektro Fakultas Teknik, Mona Arif Muda, S.T, M.T  sebagai pembicara.

Dalam seminar ini dijabarkan konsep dan strategi dari 4 tim robot Unila yang ikut serta dalam kontes robot se-Indonesia tahun 2008, serta prinsip kerja dari masing-masing robot tersebut. (baca: 4 Tim Robot Unila Lolos Seleksi Region Sumatera). Mona Arif Muda menjelaskan bahwa ada kesepakatan dari tim pembimbing robot Unila bahwa tiap tahun mahasiswa yang ikut dan robot yang dibuat harus berbeda. Dengan alasan supaya ada kesempatan bagi mahasiswa yang lain dan pengembangan teknologi robot.

“Setiap tahun ada tiga level mahasiswa, yakni tim senior, tim inti dan tim pendukung. Tim senior merupakan mantan tim yang bertanding tahun lalu, tim inti ialah tim yang bertanding. Sedangkan tim pendukung ialah yang dipersiapkan untuk kompetisi tahun berikutnya,” jelasnya.

Ditambahkan pula oleh Mona bahwa tujuan utama dari mengikuti kontes robot ini lebih ditekankan kepada pembinaan mahasiswa. Dengan harapan mahasiswa memiliki tempat alternatif kegiatan pengembangan kemampuan diluar perkuliahan.

Seminar dilanjutkan dengan workshop bedah mesin dan peragaan robot jenis KRI dari tim S3_To_Long_4n. Yang dipersiapkan untuk mengikuti Govinda Contest yang merupakan kontes robot tingkat Asia Pasific di India. [redha/andhi]

Jumlah Masukan anda (4)

 
Robot FT Unila Kanjeng Gulun Raih Peringkat Kedua
Kamis, 14 Agustus 2008
Sample Image(Unila): Robot Kanjeng Gulun yang masuk dalam sembilan nominator diciptakan tim robot Teknik Elektro Unila ini, meraih penghargaan "Merit Award" peringkat kedua pada Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA 2008) untuk kategori Creative Robot, Kamis-Jumat (7-8/8) lalu di Jakarta Conventional Center.

Sementara untuk kategori Tools and Infrastructure, Tim Unila yang mempresentasikan Foto/Video Udara Menggunakan Wahana Tak Berawak, menempati urutan ketiga.

Sedangkan diurutan pertama dan kedua diraih Elco Solution. Sebuah perusahaan R&D elektronika dan telekomunikasi yang mempresentasikan perangkat yang bernama e-Care dan e-GFax.

M.Komarudin,S.T,M.T, dosen Teknik Elektro Unila mengungkapkan cukup puas hasil yang diperoleh meskipun Tim Foto/Video Udara masuk diurutan ketiga. Ia mengaku hal itu wajar karena para pesaingnya adalah dari kalangan industri yang telah mapan. Bahkan mampu mengungguli Perusahaan Quasar yang merupakan pemenang tahun lalu.

Jumlah Masukan anda (9)

Selengkapnya...
 
Jurusan Teknik Elektro Kembangkan Pesawat Pengintai
Selasa, 29 Januari 2008
Sample ImageUnila): Jurusan Teknik Elektro Unila sedang mengembangkan pesawat kecil pengintai. Pesawat model modifikasi tersebut dilengkapi dengan kamera yang dapat merekam gambar selama terbang di udara.

Dosen Teknik Elektro Muhammad Komarudin,S.T,M.T mengatakan pesawat yang diberi nama “Low Cost Kite Unman Area Vehicle” ini digerakkan menggunakan remote control. Pesawat yang berbobot sekitar satu kilogram itu dapat terbang selama setengah jam lebih. “Memang hampir sama seperti pesawat yang digunakan untuk cabang olahraga aeromodeling,” kata Komarudin.


Isi form dibawah untuk memasukkan suara anda

Selengkapnya...
 
Pameran Pembangunan: Unila Tampilkan Robot Buatan Mahasiswa
Selasa, 14 Agustus 2007
Wednesday, 15 August 2007
Sample Image(Unila): Mau lihat robot buatan mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Unila, datanglah ke stan Universitas Lampung. Di sini berbagai jenis robot yang dibuat tim robot Unila atau Robosyst ditampilkan.

Robot-robot yang dipamerkan pada pameran kali ini, seperti diberitakan Lampung Post, Rabu (15/08), adalah robot yang berhasil masuk final dalam Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) sejak tahun 2005. Bahkan, robot yang berhasil memenangkan KRCI, dengan predikat juara kedua, juga masih ditampilkan sebagai suatu kebanggaan atas prestasi yang pernah dicapai Universitas Lampung.

Robot-robot yang dipamerkan terdiri dari robot berkaki, yang dapat berjalan mengitari arena kontes menggunakan enam kaki. Ia sering disebut laba-laba atau dalam bahasa Lampungnya, sanglawah. Selain robot berkaki, Robosyst juga memamerkan robot beroda (e-jurai) yang berjalan mengitari arena kontes menggunakan kedua rodanya.


Isi form dibawah untuk memasukkan suara anda

Selengkapnya...
 
Dengan LEGO membuat robot
Selasa, 29 Januari 2008
Sample ImageAnak-anak Juga Bisa Membuat Robot


JAKARTA - Membuat robot ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Membuat robot pun tak hanya dapat dilakukan mahasiswa yang sudah jagoan komputer. Dengan seperangkat komponen yang dikembangkan Lego Education, anak SD hingga SMA bisa merancang sendiri robot yang diinginkan.

Berbeda dengan Lego yang dijual secara ritel, beberapa jenis permainan yang dibuat Lego Education telah dilengkapi RCX, sekotak mini komputer berisi prosesor dan memori yang dapat diisi program robot. Selain itu, sebagian komponen-komponen bongkar pasangnya juga dilengkapi sensor cahaya, gerak, bahkan temperatur.

Untuk menggerakkan komponen-komponen tersebut, pengguna harus membuat program robot di komputer kemudian ditransfer ke RCX melalui inframerah. Aplikasi pemrograman bernama Robolab yang digunakan Lego ini telah didesain semudah mungkin bagi anak-anak.

Software yang dikembangkan LabVIEW National Instruments ini menampilkan ikon-ikon yang mewakili fungsi dalam bentuk diagram alir, sehingga anak-anak dapat melakukan pemrograman tanpa harus mengetik syntax (perintah tertentu). Anak-anak cukup menyusunnya satu demi satu. Untuk sementara waktu, Robolab baru berjalan di komputer Windows dan Mac OS X.

Cukup dengan pelatihan intensif selama sekitar tiga jam, setiap orang bisa membuat robot. Pelatihan diperlukan hanya untuk memperkenalkan fungsi-fungsi pemrograman aplikasi Robolab dan menyusun Lego. Selanjutnya, pengguna bebas berkreasi.

Tapi, jangan harap menemukan permainan yang cukup canggih ini di etalase mal atau toko mainan. Pasalnya, Lego jenis ini tidak dijual bebas. Satu unit kit robotik dari Lego Education tipe 4794 dijual seharga Rp3,7 juta dan tipe terbarunya Mindstorms NXT dijual seharga Rp4,1 juta. Lego Education sebenarnya juga menyediakan permainan selain robotik yang dijual dari harga Rp200 ribu.

"Kami memang tidak langsung menjualnya begitu saja, tapi ingin orang tahu lebih dulu bagaimana cara menggunakannya," kata Bambang Rusli, Direktur Mikroskil Robotik Centre (MRC) satu-satunya distributor Lego Education di Indonesia sekarang.

Ia mengatakan, peserta yang tertarik mengikuti training selama ini bervariasi dari anak-anak usia 6 tahun hingga kakek-kakek.

Selain menggelar training menggunakan Lego Education dengan biaya antara Rp150 ribu hingga Rp500 ribu, MRC juga mendirikan tempat bermain (free play) dan menyediakan fasilitator yang yang bebas dikunjungi kapan saja tanpa biaya lagi. Di setiap bungkus Lego Education juga tersedia buku panduan singkat menggunakan komponen-komponen lego.

Jumlah Masukan anda (5)

Selengkapnya...
 

Kata Bijak

Seorang wanita yang membuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian yang ketat, tidak akan mencium wanginya surga selama lebih dari 500 tahun.

Al Hadist

IP Address anda

Saat ini anda terhubung dengan IP 38.107.191.103 pada server kami.

Jajak Pendapat

Masa depan dunia robotika Indonesia menurut anda?
 

Data Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini2
mod_vvisit_counterKemarin17
mod_vvisit_counterMinggu ini120
mod_vvisit_counterBulan ini416
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung7801

Sindikasi Berita

 

Ragam Berita

Visi dan Misi

Minggu, 20 Januari 2008 | Administrator

article thumbnai
Selengkapnya

Dasar Hukum Pembentukan

Minggu, 20 Januari 2008 | Administrator

article thumbnaiini dasar hukum
Selengkapnya

Berita lainnya